Sudah lama aku tidak menyapa. Kusibak halaman demi halaman buku di tanganku. Kubuka jendela dan angin menyambutku. Perjalanan panjang, 25 tahun sudah ku tempuh. Sedih, senang, gelisah, dan segala emosi memenuhi hari-hariku yang lalu sampai detik ini.
Kini aku pasrahkan semua, segala keinginan aku musnahkan saja. Dan membiarkan Tuhanku yang mengatur perjalanan taqdir hidupku. Aku tidak menyerah, tapi aku tidak punya rencana apalagi strategi untuk masa depanku yang tak bisa kutangkap dengan mata. Aku hanya bisa mengikuti alurnya, positif dan negatif pasti akan ada. Tapi aku harus bisa menyikapinya dengan dewasa dan bijaksana. Karena tidak ada kehidupan yang sempurna.